April 23, 2008

dia

mengapa pake kata ganti orang ketiga tunggal. karena orang orang keduanya adalah semua makhluk hidup yg baca tulisan ini dan dia cuma satu. the only one.
fast. so fast. or maybe too fast.

                            

March 02, 2008

Senjata

Ada ribuan jenis senjata.
Semakin sederhana sebuah senjata, berarti yang menggunakannya adalah seorang yang sangat tangguh. Karena dengan senjata yang begitu sederhana ternyata dia mampu menghadapi segala macam pertarungan dan pertempuran.
Apakah aku mampu melewati semua pertarungan dan pertempuran dalam hidup ini? Senjata memang unik. Senjata menggambarkan karakter setiap pemiliknya. Senjata apa yang aku punyai?
Sebilah pisau belati sederhana lebih berbahaya dibanding pedang bermata dua. Atau mungkin malah sebaliknya. Senjata apa yang aku kuasai? Apakah suriken yang begitu cepat meluncur mematikan dari jarak jauh, bersuara namun tak tampak, harus tepat, harus cepat, harus sembunyi. Apakah sebuah keris penuh bertuah, diisi magis, sarat mitos dan selalu penuh dengan simbol. Bukan untuk membunuh dengan kekuatannya, bukan untuk bertahan atau menyerang. Inilah sebuah fatamorgana kekuatan yang tak pernah menjadi nyata dari sebuah kenyataan yang sangat mustahil untuk dicerna. Ketika sanubari kita bergetar hanya dengan melihat gagangnya yang menyembul dari busana pemiliknya. Dan setiap benang saraf kita akan mati rasa saat sang empunya menghunus dengan keyakinan dihatinya. Inilah sebuah ironi. BTW, semua itu tidak berinti. uncomplete.
Apakah aku memiliki kekuatan pikiran,,, tapi mengapa aku tak sanggup memanipulasi diri sendiri. Apakah aku memiliki jiwa yang tangguh, hingga tak satupun bayangan gelap mampu menyelimutinya.

February 10, 2008

teori dasar WAKTU

(dan aku pun menua)
mungkin waktu adalah misteri. begitu banyak teori waktu, asas waktu, hukum waktu, dan semua hal2 yang hanya bisa dibuktikan dengan rumus, angka dan logika. tanpa ada sesuatupun yang konkret. karena pada dasarnya waktu cuma sebuah alat untuk mengukur sebuah proses belaka. periode, siklus, masa, dsb...
ntar disambung lagi...

January 11, 2008

the cycle of pain

siklus. semua hal yang terjadi di kehidupan ini adalah sebuah siklus. yang tidak percaya konsep siklus, sebaiknya segera pindai fungsi otaknya. dari berbagai macam siklus yang ada, kali ini aku akan bicara tentang siklus yg sedang aku alami. aku lagi kena flu berat neeh. menurut jurnal kesehatan yang aku baca. anak kecil (manusia yg masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan tubuh) akan terkena flu sebanyak 6 sd 8 kali dalam setahun. dengan gejala2 klinis yang khas, mulai dari yang teringan sampai yang terberat. sedangkan untuk manusia dewasa cukup mengalaminya sebanyak 4 sd 6 kali saja. kenapa demikian? karena virus influensa merupakan virus yang paling dinamis di permukaan planet ini. mereka adalah jenis virus yang paling mudah beradaptasi dan bermutasi. jenis virus ini paling beragam dan susah untuk diidentifikasikan secara spesific. jadi secara umum memiliki kode genetik yang khas, yaitu virus influensa. namun turunannya begitu beragam. so, jangan harap bisa menetapkan virus ini secara pasti pada rantai protein ke berapa yang berbeda. begitu uniknya virus ini, sampe2 bisa bermutasi dan membunuh. berpindah inang yang memiliki kode genetik dan kromosom berbeda. H5N1 contohnya. bersyukur, aku hidup di negara tropis. sehingga mutasi virus ini tidak terlalu ekstrim. bayangkan, di eropa dan amerika. virus ini bisa membunuh ratusan ribu manusia pada saat musim dingin. di jepang, virus ini mengakibatkan kerugian milyaran yen karena menurunnya produktivitas tenaga kerja. btw, aku masih beruntung juga. karena siklus hidup virus ini pengaruhnya sangat sedikit ke tubuh gue. namun akibatnya fatal, man. sistem kekebalan tubuh gwe dengan "kerennya" merespon setiap mutasi yang dialami virus ini. sehingga gwe tidak terjangkit flu 4 sd 6 kali dalam setahun. tapi 2 tahun sekali. keparat. rupanya virus ini pintar juga. tubuh gwe masih saja satu langkah ketinggalan. mutasi virus ini terjadi sangat ekstrim dalam siklus 2 tahun sekali. sehingga, tubuh gwe tidak bisa menciptakan sistem kekebalan tubuh yang representatif. sebenernya aku ingin saja menyeting ulang cara kerja otakku, agar bisa melakukan antisipasi secara aktif dengan siklus pendek bulanan dan siklus menengah setiap 2 tahun sekali. namun sayang sungguh disayang. kalo aku melakukan setting 2 tahun sekali. akan sangat mengganggu dan sangat memboroskan sumber daya yang ada. karena secara alamiah (ritme biologis / biorhytm) tubuh manusia diseting secara periodik berdasarkan evolusi planet bumi terhadap matahari. keparat. 2 tahun adalah angka yang unik. dan virus ini demikian pintar untuk memanfaatkan periode siklus ini. vaksin? hmmm,,, bukan jawaban yang tepat. gila man!!! semua sistem pertahanan dan kekebalan tubuhku mati beku. leukosit gwe normal, namun tidak dapat mendeteksi virus ini secara akurat. kelenjar limposit gwe juga normal, namun tidak memberikan respon apa2. setiap immunoglobulin gwe juga normal2 saja, tapi,,,, ah!! lieur. end write /?> bukan di saat senang, sahabat sejati datang. namun di kala sedih, dia enggan menyisih. bukan kehendak sang bintang jika awan menghalang. karena kutahu bintang tetap bersinar.

January 05, 2008

darah

aku pikir "darah" begitu "kental" jika p4rosentasenya 50% dalam hukum segregasi bebas mendel. tapi nyatanya gak selalu begitu. entah karena lingkungan atau karena resesif. tapi begitulah adanya. semua fenotip dalam diriku terekspresikan dalam sifat dan karakter keponakan2ku.
mulai dari game freak, suka ngomong sendiri, introvert, suka dipuji, dsb,,,
tapi kesemua sifat dan karakter itu jarang sekali nempel secara penuh pada satu individu. paling banter mereka paling2 cuma memiliki 3 atau kurang dari ekspresi genotipku.

hidup gamer

November 27, 2007

Duniaku. Dunia Kita

What is the world?
kata pertama yg ditulis oleh seorang programer
baik yg menemukan sesuatu untuk peradaban umat manusia
ataupun bagi yang menemukan sesuatu untuk menunjukkan diri adalah
"Hi World"

demikian pentingnya "dunia"
meskipun kita tak tahu, sekarang kita berada di "dunia" mana,,
lebih tepatnya diriku

begitu sempitkah dunia sehingga kita melupakan orang2 di sekitar kita.
begitu luaskah dunia, hingga kita tak pernah habis untuk menyibukkan diri.
begitu simpelkah dunia sehingga kita cuma hidup dan hidup saja. cuma hidup.
begitu rumitkah dunia, hingga kita membagi2nya ke dalam kategori berbeda.

it's my live. it's my world.
selalu kukatakan itu.
entah karena egoku. entah karena ketakutanku.
ego yang membuatku merasa berbeda dengan "mereka" i'm the superior.
ketakutan yang membuatku merasa "mereka" akan menekanku. mencabikku.

sudah. cukup. it's enough!
aku (kita) tak'kan pernah habis untuk membicarakan dan mengungkapkan
betapa rumitnya sebuah kata yang mewakiti setiap dimensi dan definisi.
baik konseptual maupun kontekstual. kita akan selalu berbeda untuk
memandang sebuah kata : dunia

so, karena ini adalah blog milikku. maka akan kutulis duniaku
dunia kita. kita singkirkan aja dulu.
duniaku :
aku merasa memiliki beberapa dunia.
dunia diriku saat berada di antara orang2 yang aku sayangi
keluarga, teman, sahabat, guru2ku, mentorku, dan diriku
dunia congkakku, dimana aku harus menyembunyikan ketakutanku
dengan memperlihatkan kekuatanku. aku nekat. orang yg tak aku harapkan.
dunia hilangku, aku pernah hidup di sini. di antara barisan bilangan biner.
di antara code terenkripsi, di antara permutation code, di antara ilmu pengetahuan.
dunia sepiku, i'm alone but not lonely.
aku ingat. seorang teman pernah berkata
"pada saatnya, kita akan berjalan sendiri-sendiri"
bahkan untuk seorang kekasih yang sanggup kita gendong bila dia tak mampu.
bahkan untuk sang guru yang akan kita tuntun bila dia menginginkan.
bahkan untuk seorang sahabat yang akan kita gandeng.
pada saatnya, kita akan berjalan sendiri-sendiri.

bukannya aku merasa seorang diri saat ini.
aku tak pernah bisa melihat dunia di "atas"ku.
aku tak pernah bisa melewati batasku.

bagaimana dengan dunia kalian?
masihkah sama seperti yang kalian inginkan.
karena aku tak menginginkan duniaku yg sekarang.

[mungkin harus kuciptakan duniaku sendiri]
dan matilah aku. karena ini adalah teori psikologi modern klasik
ketika aku hidup dalam duniaku. maka aku adalah schizofrenia.
aku tidak lebih dari seorang pesakitan
dan benar apa yg dikatakan seorag psikolog terkenal (namanya soeharto;
sama bener dengan mantan presiden RI) "70% rakyat indonesia, sakit"
dan kucoba mengurangi "sakit" itu dengan menulis blog ini.

November 25, 2007

blog ini

to the point... seharusnya aku malu dengan semua kegiatan blogging ini. qo bisa? tentu saja. karena aku sudah mengenal blogging lebih dari dua tahun yg lalu. namun tulisan yang aku posting, masih sangat jarang berguna bagi orang lain. padahal sudah banyak kemajuan di "dunia blogging" terutama di wilayah "geografis" indonesia. bahkan ada hari blog nasional segala. ada-ada aja. emang harus ada seeh! hehehe. btw, apa yang akan kutulis sekarang?
pertama, aku punya beberapa blog (tipikal setiap blogger; tidak pernah puas menulis dalam satu bingkai) dan ada beberapa blog yg inactive ataupun nonactive karena alasan teknis (dipaksa) dan nonteknis (terpaksa).
kedua, gak ada yg kedua. coz, aku bingung. kenapa mesti pake hierarki penomoran segala. tapi,,, yg ingin kutulis adalah... betapa senangnya hatiku ketika mendapatkan bahwa tulisan yg aku posting ternyata kadang kala berguna bagi orang lain. terutama dari blog yg mudah ditemukan dengan search engine. aku malah gak yakin dengan blog yg sedang kutulisi ini. bisa ditemukan oleh selain pengguna friendster apa enggak yah!
lalu,, sebenernya aku lebih banyak belajar pada para blogger ini. tulisan2 yg mereka (kita) sajikan emang asyik untuk dibaca. lugas. dan tanpa batas.
seharusnya aku bilang tengkyu kepada friendster. karena dengan blog ini pun, ternyata aku punya ekspresi yg berbeda terhadap tulisan2 yang ingin kubagi dengan para netter, blogger, cyberpunker, ataupun komunitas hura2 belaka. entahlah, meskipun bahasan yg kutulis di sini terkesan dangkal dan dibuat2. tapi setidaknya "inilah aku. aku di tulisan ini!"
btw, sudah pagi 02.39 wib. waktunya tidur

October 01, 2007

suicide

hehehe...
bete. gak ada hubungannya antara title dengan apa yg aku tulis.
yang nyambung cuman satu. gw bego. mo nulis apaan seeh gw.
belakangan ini. otak gw gak bisa berpikir dengan sesuayu yg fresh.
gak tau, mungkin karena terlalu diperas untuk memikirkan sesuatu
yg sangat-sangat tidak perlu. hmmm, hiperbolik sekali!
udah ah! capek!

December 04, 2006

Terlalu Indah untuk Dibukukan

Kata Dokterku ada 4 naluri dasar manusia yang berbasis pada "animal insting" karena pada dasarnya manusia juga "binatang" yaitu ; libido, naluri bertahan hidup, naluri kematian, dan agresivitas. Tapi aku lebih menyukai naluri kematian. Entah mengapa? Mungkin karena aku terlalu berpikir logis sehingga aku tak mampu membayangkan,,, apakah kematian itu? Menarik bukan? Coz manusia berpikir selalu tertarik dengan sesuatu yang dianggapnya begitu sulit disentuh. Tak ada penjelasan logis tentang kematian.
Seperti akhir sebuah buku, epilog sebuah cerita. Mungkin tak mewakili semuanya. Namun satu hal yang unik dengannya. Kita tak bisa menulis sebuah akhir cerita, meski kita mengiginkannya. Manusia yang lainnya cuma bisa membaca kembali bab-bab terdahulu yang pernah kita tulis. Sebuah rangkaian cerita yang kadang tak saling berkaitan. Karena kita membatasinya dengan judul kecil. Inilah hidupku. Seakan kata itulah yang ingin kita sampaikan kepada semua orang. Aku menyadari hidupku yang begitu terasing, Seorang Pamikir Bodoh.
Aku tak mencoba untuk memilih kematian. Namun aku ingin semua orang mengenangku dalam kebaikan, hingga terlalu indah untuk dibukukan. Semua kenangan tentangku adalah keindahan alami yang terukir oleh waktu. Dihiasi oleh warna-warna kelam yang semakin memucatkan garis kehidupan. Dan tak ada yang dapat menetralkannya kecuali cinta. Cinta yang tak dapat tergantikan. Atau mungkin setiap cinta adalah hal yang tak tergantikan.
Aku terlalu menghakimi diriku. Jangan berlagak seperti seorang ksatria. Seakan aku berkuasa atas hidupku. Jangan berharap memiliki sebuah kematian bila tak pernah merasakan kehidupan. Sebuah komunikasi nonverbal yang sulit untuk kuungkapkan.

November 13, 2006

seperti kemarin dan mungkin besok. hari ini, aku menulis dalam lelapnya alam. mungkin karena aku seorang insomniac. cuma mengisi waktu dan menumpahkan jiwaku ke dalam monitor ini lewat ketukan jari2ku di keyboard yang jarang dibersihkan. namun kadang aku kesulitan untuk mengungkapkan semua. keterbatasan sebuah spontanitas. murni namun menyesakkan. kadang.
haruskah kucintai seorang wanita, ketika aku tak tahu,,, apakah ada yang mencintaiku? haruskah cinta menyelimuti hatiku. padahal tanpa cinta pun semuanya baik2 saja. cinta yang membuat adam melanggar aturan nirwana. hanya untuk menyenangkan sang kekasih. cinta yang mengantarkan romeo dan juliet untuk mati bersama. cinta yang menghancurkan rahwana bersama seluruh rakyatnya. cinta yang merapuhkan samson hingga berpaling dari Tuhan. adakah kisah cinta yang berakhir bahagia?
oh jiwa yang malang. yang kesepian dalam keriuhan kepalsuan. haruskah semua ini dipaksakan?
I love him. the woman who bring my soul. apakah semua ini cuma rekayasa sebuah kehidupan saja? memuakkan memang. ketika mengetahui semua menjadi jelas. bahwa kehidupan memang harus dijalani dengan sesuatu yang tidak pernah kita rencanakan. dan itu semua justru datang ketika kita sudah kehabisan pilihan. kita harus memanipulasi beberapa opsi. absurd memang. tapi inilah sebuah kejernihan logika. sebuah kepalsuan. d@mn gunadem. karena cuma logika yang dapat menipu mata fisik setiap manusia. tapi hatiku tidak. I REJECTED IT SO HARD.
feelingku mengatakan tidak.